Sabtu, 03 Maret 2012




BAB I
PENDAHULUAN
A.  PENGERTIAN PRAKTEK MENGAJAR
Praktek mengajar merupakan pelatihan untuk mengaplikasikan pengalaman, sikap dan keterampilan dalam melaksanakan pendidikan calon guru. Program ini di rancang untuk melatih mahasiswa menguasai kemampuan dan kopetensi keguruan nya yang utuh dan terintegrasi, sehingga setelah menyelesaikan pendidikan nya siap menjadi calon guru yang profesional.
Praktek mengajar bersifat intrakurikuler yang mencakup pelatihan mengajar dan non mengajar. Mata kuliah praktek mengajar memiliki 4 bobot SKS.

B.  LATAR BELAKANG PELAKSANAAN PRAKTIK MENGAJAR
Pendidikan merupakan permulaan untuk meraih suatu yang berguna dengan ketentuan bahwa apa yang  telah di berikan mesti di ajarkan dengan cara yang dapat di pertanggungjawabkan.
Itu berarti bahwa pendidikan harus di selenggarakan untuk memproleh keadaan yang lebih baik dan berkembang dengan mengolah berbagai karakter yang membedakan manusia dari binatang. Karakter-karakter itu adalah berbagai kemampuan moral dan kecerdasan dalam arti istilah yang paling luas. Semakin karakter tersebut dikembangkan maka semakin mendorong seseorsng untuk menjadi yang sesungguhnya.
Semua pendidikan formal mempunyai atau mendukung tujuan kegiatan diri secara sadar dan nyata berlangsung di dalam berbagai lembaga pendidikan. Hal itu menyelamatkan dua fakta (1) pribadi-pribadi sadar dan mampu berpikir; (2) pribadi-pribadi tersebut adalah agen dan menjadi pilihan yang mampu dan rasional.
Tidak ada  seorang yang dapat mencapai kualitas sebagai manusia kecuali pendidikan yang  secara konseptual mampu mengembangkan kesadaran yang terstruktur dunia.
Pendidikan nasional dengan menunjuk pada tiga objek dasar orang diwujud kan, yaitu:
  1. Apresiasi dan pemahaman terhadap ideologi nasional kita oleh semua orang kecuali dari seluruh rakyat jelata pada masyarakat.
  2. Menciptakan keserasian sejauh mungkin di dalam perseorangan dengan menjadikan akabn sadara dakan tujuan hidup.
  3. menyesuaikan hubungan perseorangan dengan masyarakat dengan sedemikian rupa.
C.  TUJUAN DAN MAMFAAT PRAKTEK MENGAJAR
  1. Ada pun tujuan praktek mengajar adalah:
a.  Menambah ilmu pengetahuan agar manusia/i dapat menerapkan teori-teori yang telah di pelajari dengan kondisi di lapangan.
b.  Untuk mendidik mental mahasiswa/i dan menguji kemampuanya sebagai calon seorang guru
c.  Mendalami bagai mana menghadapi siswa/i dalam mencapai tujuan pembelajaran .
d.  Memenuhi persyaratan akademis untuk menyelesaikan proses perkuliahan.
  1. Mamfaat praktek mengajar
a.  menumbuh kembangkan dan menambah ilmu pengetahuan.
b.  Dapat mengetahui tantangan dan hambatan dalam proses belajar mengajar.
c.  Sebagai bekal dalam menghadapi peserta didik pada saat berlangsungnya proses belajar mengajar.
d.  Memperoleh pengalaman darikondisi lokasi tempat PM.

  1. Pelaksanaan program peraktek mengajar
1.  Tempat di SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu
2.  waktu 20  september s/d 12 november 2011
3.  jenis kegiatan :
a.  Survey lokasi PM
b.  Serah terima mahasiswa/i PM kepada pihak sekolah:
·        Praktek mengajar
·        Hadir setiap hari efektif
·        Kegiatan ekstrakuler
·        Mengadakan perpisahan dengan pihak sekolah.
D.  TAHAP-TAHAP KEGIATAN PRAKTEK MENGAJAR
1.  Tahap Persiapan
Pada tahap ini kami mahasiswa/i yang kan melaksanakan praktek mengajar mendapat bimbingan atau pembekalan yang mana tujuanya agar kami mendapat kemudahan ketika melaksanaka praktek mengajar di lapangan.
2.  Tahap Pelaksanaan
Pada tahap ini kami mahasiswa/i yang melaksanakan praktek mengajar semua turun meninjau ke  lokasi praktek dan di sana kami memperkenalkan diri pada personil-persinil lembaga pendidikan di tempat yang akan Kami praktek mengajar. Kemudian hari-hari berikutnya kami mempersiapkan bahan-bahan yang di perlukan dalam praktek mengajar seperti Silabus, RPP dan belajar untuk menguasai bahan atau materi mata pelajaran yangakan kami ajarkan. Di samping kami melaksanakan praktek mengajar kami juga melakukan pengamatan terhadap sekolah tempat kami praktek mengajar. Dan juga kami masing-masing yang praktek mengajar membuat suatu temuan-temuan dalam proses peraktek dikelas terhadap apa yang menjadi masalah selama kami melaksanakan praktek mengajar.
3.  Tahap Penyelesaian
Tahap ini merupakan tahap pengumpulan semua laporan-laporan kegiatan atau data-data yang di perlukan dalam penyusunan laporan kami selama kami praktek mengajra untuk di bukukan menjadi sebuah laporan. Dan pada tahap ini juga kami mengadakan perpisahan kepada seluruh lembaga pendidikan di mana tempat kami praktek mengajar. Kemudian pada tahap ini juga data-data yang telah kami dapat kan kami buat kedalam sebuah laporan yang man laporan tersebut akan diserah kan pada perguruan sebagai bukti kami mahasiswa/i telah melaksanakan pratik mengajar di lapangan.

BAB II
PELAKSANAAN PRATIK MENGAJAR

A.  PEMBEKALAN MAHASISWA PRAKTIK MENGAJAR
Pembekalan mahasiswa/i praktek mengajar di laksanakan oleh panitia pelaksana yang di adakan di kanpus. Dalam acara ini mahasiswa/i di beri pembekalan berupa materi-materi tentang metodologi proses belajar mengajar, bagaimana cara membuat RPP, Silabus dan bagaimana trik-trik untuk menghadapi anak didik dalam proses praktek mengajar. Dan mahasiswa/i praktek mengajar diberikan sebuah buku panduan yang berisi format-format atau perangkat pembelajaran seperti Silabus, RPP, Lembar Penilaian, dan Aturan-aturan praktek mengajar.
B.  PENGENALAN SEKOLAH PRAKTEKAN
1.  Sejarah dan Struktur SMA Negeri I Tembilahan hulu
a.  Sejarah
Pada 09 oktober 1982, Sekolah ini di dirikan yang sebuah lembaga pendidikan yaitu sekolah menengah atas (SMA)
Pada tahun 1982, lembaga pendidikan ini di rismi.dengan NO.0298/0/1982 dari Mendikbud, NSS : 301 09 05 13 003, NPSN : 10402070.
b.  Struktur
STRUKTUR SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN HULU








Ritawati
 


Wahyudi A.Md
 
 



















2.  Tugas pokok kepala sekolah
Fungsi dan tugas pokok kepala sekolah, kepala sekolah berfungsi sebagai edukator, menejer, administrator, dan supevisor, pemimpin/ leader. Inovator, motivator.
a.  Kepala sekolah selaku edukator bertugas melaksanakan proses belajar mengajar secara efektif dan efesien.
b.  Kepala sekolah selaku menejer mempunuyai tugas:
1.  Menyusun perencanaan
2.  Mengorganisasikan kegiatan
3.  Mengkoordinasikan kegiatan
4.  Mengarah kan kegiatan
5.  Melaksanakan pengawasan
6.  Mengadakan evaluasi terhadap kegiatan
7.  Menentukan kebijaksanaan
8.  Mengadakan rapat
9.  Mengambil keputusan
10.   Mengatur proses belajar mengajar
11.   Mengatur administrasi, ketatausahaan, siswa, ketenangan, sarana dan prasarana, keuangan ( RAPBS ).
12.   Mengatur Osis
13.   Mengatur hubungan Sekolah dengan masyarakat dan intraksi terkait
c.  Kepala sekolah selaku Administrator berfungsi menyelenggarakan Administrasi:
1.  Perencanaan
2.  Pengorganisasian
3.  Pengarahan
4.  Pengkeordinasian
5.  Pengawasan
6.  Kurikulum
7.  Kesiswaan
8.  Ketatausahaan
9.  Ketenangan
10.   Kantor
11.   Keungan
12.   Perpustakaan
13.   Laboraturium
14.   Ruang keterampilan/ kesenian
15.   BK
16.   UKS
17.   Osis
18.   Serba guna
19.   Media
20.   Gedung
21.   7K.
d.  Kepala sekolah sebagai supevisor bertugas menyelenggarakan supervisi mengenai:
1.  Proses belajar mengajar
2.  Kegiatan Bimbingan dan Konseling
3.  Kegiatan Ekstrakurikuler
4.  Kegiatan Ketatausahaan
5.  Kegiatan kerja sama dengan masyarakat dan instansi terkait.
6.  Sarana dan prasarana
7.  Osis
8.  dan 7 K.
e.  Kepala sekolah sebagai pemimpin/Leader
1.  Dapat di percaya, jujur, dan bertanggung jawab.
2.  Memahami kondisi guru, karyawan dan siswa.
3.  Memliki Visi dan Misi sekolah
4.  mengambil keputusan urusan Intrn dan Ekstern sekolah.
5.  Membuat dan mencari gagasan baru.
f.  Kepala sekolah sebagai Inovator:
1.  Melakukan pembaharuan di bidang:
a.  KBM
b.  BK
c.  Ekstrakurukuler
d.  Pengadaam
2.  Melaksanaan pembinaan guru dan karyawan
3.  Melakukan pembinaan dalam menggali sumberdayadi komite sekolahdan masyarakat.
g.  Kepala sekolah senagai Motivator
1.  Mengatur ruang kantor yang konduktif untuk berjerja.
2.  Mengatur ruang kantor yang konduktif untuk KBM/BK
3.  Mengatur ruang laboraturium yang konduktif untuk praktikan.
4.  Mengatur ruang perpustakaan yang konduktif untuk bekajar.
5.  Mengatur halaman/lingkungan sekolah yang sejuk dan teratur.
6.  Menciptakan hubungan kerja yang harmonis sesama guru dan karyawa.
7.  Menciptakan hubungan kerja yang harmonis antara sekolah dan lingkungan.
8.  Menerapkan prinsif penghargaan dan hukuman dala melaksanakan tugasnya, kepala sekolah dapat mendelegasikan kepada wakil kepalasekolah
3.  Tugas Wakil Kepalasekolah
wakil kepala sekolah membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut: menyusun perencanaan, membuat program kegiatan dan melaksanakan program.
a.  Pengorganisasian
b.  Pengarahan
c.  Ketenangan
d.  Pengkoordinasian
e.  Pengawasan
f.  Penilain
g.  Identifikasi dan pemgumpulan data
h.  Penyusunan laporan.
4.  Kurikulum
1.  Menyusun dan menyebarkan kelendar pendidikan
2.  Menyusun pembagian tugas guru dan jadwal pelajaran
3.  Mengatus penyusunan program pengajaran ( program tahunan, program semester, program satuan pelajaran/ silabus, dan persiapan mengajar dan penyesuaian kurikulum )
4.  Mengatur pelaksanaan kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler
5.  Mengatur pelaksanaan program penilaian kriteria kenaikan kelas, kreteria kelulusan dan laporan kemajuan belajar siswa, serta pembagian Raport dan STTB.
6.  Mengatur pelaksanaan program remedial/ perbaikan atau pengayaan.
7.  Mengatur pemampaatan lingkungan sebagai sumber belajar.
8.  Mengatur pengembangan MEMP dan koordinator mata pelajaran.
9.  Mengatur mutasi siswa.
10.   Melakukan supevisi administrasi dan akademis.
11.   Menyusun laporan pelaksanaan pengajaran secara berkala.
5.  Kesiswaan
1.  Melaksanakan bimbingan pengarahan dan pengendalian kegiatan siswa atau Osis dalam rangka menegakkan disiplin dan tata tertip sekolah.
2.  mengatur dan mengkoordinasikan pelaksanaan 7 K ( Keamanan, Kenbersihan, Ketertiban, Keindahan, Kekeluargaan, Kesehatan dan kerindangan ).
3.  Mengatur program dan pelaksanaan bimbingan konseling.
4.  Mengatur dan membina program kegiatan Osis meliputi Palang Merah Remaja  kelompok ilmiah remaja, usaha kesehatan sekolah , paskibra.
5.  Mengatur masa orien tasi siswa baru dan pesanren kilat.
6.  Menyusun program dan jadwal pembinaan siswa secara berkala dan insidentil
7.  Menyusun danmengatur pelaksanaan pemilihan siswa teladansekolah.
8.  Menyeleksi calon untuk di usulakan mendapat biasiswa.
9.  Menyelenggarakan Class Meeting, cerdas cermat dan olah raga berprestasi.
10.   mengadakan pemilihan siswa untuk mewakili sekolah dalam kegiatan di luar sekolah.
11.   Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan kesiswaan secara berkala.

6.  Sarana dan Prasarana
a.  Merencanakan kebutuhan sarana dan prasarana untuk menunjang proses belajar mengajar.
b.  Merencanakan program pengadaan nya.
c.  Mengatur pemampaatan sarana dan prasarana.
d.  Menglola perawatan, perbaikan dan pengisian.
e.  Mengatur pembukuan nya.
f.  Penglolaan keungan, alat-alat pengajaran atau kesejahteraan.
g.  Menyusun laporan pelaksanaan sarana prasarana secara berkala.
7.  Humas
a.  Mengatur dan mengembangkan hubungan dengan komite sekolah dan pran komite sekolah.
b.  Penyelenggaraan sosial, karya wisata
c.  Menyelenggarakan pemersan hasil pendidikan di sekolah ( Gebiyar pendidikan )
d.  Menyusun laporan.
8.  suber dan alokasi keuangan sekolah
ada pun sumberdana yaitu dari BP3 dan dana dari pemerintah.
9.  hubungan sekolah dengan masyarakat
adapun hubungan sekolah dengan masyarakat itu sangat baik dan saling berkerja sama dalam mengembangkan dunia pendidikan.





PORMAT OBSERVASI PENGENALAN SEKOLAH


Nama sekolah praktikan  : SMAN 1 Tembilahan Hulu


HASIL PENGAMATAN:
A.  Keadaan fisik sekolah:
1.  Luas tanah                : 2 hektar
2.  Jumlah ruang kelas        : 26 kelas
3.  Ukuran ruang kelas        : 8 X 9
4.  Bangunan yang lain yang ada    :
a.  perpustakaan  ,luasnya: 120 m2
b.  Labor computer     ,luasnya140 m2
c.  Labor bahasa       ,luasnya120 m2
d.  Labor IPA     ,luasnya140 m2
e.  Ruang BK      ,luasnya: 8 m2
f.  Ruang TU      luasnya120 m2
g.  Ruang Kapsek ,luasnya100m2
h.  WC Guru       luasnya 8 m2
i.  WC Siswa      luasnya 8 m2
j.  Gendung serbaguna  luasnya 150 m2
k.  Kantin sekolah     luasnya 8 m2
l.  Ruang peramuka l,uasnya 8 m2
m.  Ruang osis         Lusnya 8 m2
n.  Ruang majlis guru luasnya 120 m2
o.  Pos satpam         luasnya 3 m2
p.  Ruang Multi media  luasnya 10 m2
q.  Parker 30 m2
r.  Bangunan 3000 m2
s.  Halaman 2975 m2
t.  Lapangan olahraga 300 m2

B.  Keadaan lingkungan sekolah 
1.  Jenis bangunan yang mengelilingi sekolah
Ada pun yang menglilingi sekolah adalah bangunan rumah penduduk sekitar sebab letek sekolahnya di lokasi pemukiman penduduk perkotaan.
2.  Kondisi lingkungan sekolah
Adapum kondisi lingkuan sekolahnya sangat seterategis dan aman, menyenangkan yang terletak di Daerah Perkotaan

C.  Fasilitas sekolah
1.  Perpustakaan                 :
Kodisi Fisik Bangaunan Perpustakaannya bagus namun peralatan yang mendukun kelengkapan perpustakaanya belum memadai seperti buku, bacaan nya sangat minim, dan tempat membacanya kurang kondusif.
2.  Laboratorium          : 
sudah  memadai dan mendukung dalam peruses pembelajaran.
3.  Ruang BP              :
 sudah memadai dan sudah hampir lengkap
4.  Ruang serbaguna       :
Gedungnya sudah bagus tetapi belum di pergunakan dengan baik
5.  Ruang tata usaha      :
Sudah memadai 
D.  Pengunaan sekolah
1.  Jumlah sekolah yang menggunakan bangunan ini : SMAN 1  Tembilahan Hulu
2.  Jumlah “shif”:tiap hari :  satu shif
-         Hari senin-rabu dimulai pada jam 07.15 s/d 13.45
-         Hari kamis dan sabtu dari jam 07.15 s/d 13.15
-         Hari jum’at dari jam 07.15 s/d 10.30
-         Untuk kelas unggul (X.1 dan X.2) dimulai dari jam 07.30 s/d 16.00

E.  Guru dan siswa
1.  Jumlah guru        : 61
2.  Jumlah kelas            : 26
3.  Jumlah siswa perkelas   :  30-35
4.  Jumlah siswa  seluruhnya   :  888

F.  Interaksi social
1.  Hubungan guru-guru : Hubungan antara guru guru disekolah terlihat akrab, pada saat jam istirahat guru-guru berkumpul di kantor majelis guru, mereka bercerita dan terkdang terlihat bercanda.
2.  Hubungan guru siswa : terdapat beberapa guru yang  terlihat senang berinteraksi dengan siswa, ramah terhadap siswa. Dan mau membaur dan bercanda bersama siswa. Namun terdapat juga guru-guru yang cuek dan acuh terhadap siswa.
3.  Hubungan siswa-siswa  :  baik-baik saja
4.  Hubungan guru pegawai tata usaha              : baik-baik saja seperti suasana kekeluargaan .
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
A.  KESIMPULAN
Dar i laporan yang di paparkan diatas, dapat di ambil kesimpulan sebagai berikut:
1.  Pendidikan secara umum adalah sebagai kegiatan yang di lakukan dengan penuh kesiapan, sengaja dan terencana oleh seluruh tenaga kependidikan untuk membentuk generasi yang memiliki ketangguhan jasmani dan rohani yang berakar dari nilai-nilai agama, budaya dan perubahan tuntunan zaman.
2.  Tujuan pendidikan terpaut padfa zaman nya byang pada hakikatnya adalah satu perwujudan dan nilai-nilai ideal dan cerminan jiwa manusia sebagai produk dari proses pendidikan.
3.  Sebelum memulai suatu pelajaran atau mengajar, harus sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran ( RPP ) agar proses belajar dapar berjalan dengan baik dan tidak keluar dari apa yang ingin di capai dalam suatu pembelajaran.i
B.  Saran
  1. Perlunya peningkatan kerja sama antara pihak sekolah dengan pihak-pihak yang terkai dalam proses pendidikan seperti Komite sekolah, orang tua dan masyarakat sekitar sekolah demi terciptanya ketertiban dan kedesiplinan di lingkungan sekalah.
  2. Mengoptimalkan pekarangan sekolah yang luas sebagai salah satu sarana dalam mendukung kegiatan oprasional sekolah demi peningkatan kesejahtraan warga sekolah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar